MATA AIR SURA (UTTANG SURA)
Menurut cerita orang-orang terdahulu, sumber mata air ini diberi nama Uttang Sura (MATA AIR SURA) karena sumber mata air ini pertama kali ditemukan oleh seseorang yang bernama SURA, dimana saat ini beliau sementara istirahat dalam kegiatan / acara berburu babi hutan.
Dengan diberinya nama uttang sura maka berasal dari sini pulalah sehingga kampung / dusun dimana sumber mata air berada diberi nama KAMPUNG/DUSUN SURA.
Sumber mata air uttang sura ini merupakan sumber mata air utama yang difungsikan masyarakat sebagai sumber air bersih sekaligus merupakan sumber air untuk irigasi yang mengairi sekitar ± 100 Ha lahan sawah baik yang berada di Dusun Sura maupun lahan sawah di Desa tetangga.
Makam Almarhum SURA sendiri sampai saat ini masih banyak dikunjungi oleh masyarakat baik masyarakat Dusun Sura maupun masyarakat luar Dusun bahkan luar Desa dan Kabupaten.
Setiap tahun acara adat MATTUDANG-TUDANGENG dilaksanakan di tempat ini, dimana dalam acara tersebut diadakan kegiatan pembersihan di kawasan mata air yang dilanjutkan dengan acara makan bersama, acara ini digelar pada saat menjelang turun sawah (menjelang musim tanam).